Siapa yang peduli kau hidup?

Siapa yang peduli kau hidup? Tidak ada, selain dirimu sendiri!

Hidup didunia memang seperti itu, kau berbuat baik, benar, dipercaya banyak orang, namun satu fitnah yang terstruktur bisa menjadikanmu hancur sekejap.

Paham? Oke, aku kasih contoh. Dalam kasus pembunuhan pasti ada pembunuh dan korban. Kau bukan pembunuh maupun korban, kau adalah manusia yang baik, rajin bekerja, tidak ada jeda untuk sekedar bermalas-malasan. Disisi lain si pembunuh ini anak orang yang punya power dunia, dan korbannya adalah orang yang bahkan tidak kau kenal, yang telah disetubuhi dan di potong-potong oleh si anak pejabat bejat ini.

Karena Ayah dari anak pembunuh ini tidak mau namanya tercoreng, otomatis mencari mangsa sebagai pengganti tersangka pada kasus pembunuhan tersebut. Dan kau yang terpilih, dengan fitnah-fitnah yang tersusun, dengan bukti DNA, bahkan skema jebakan untuk memperkuat bukti bahwa kau tersangka itu mudah saja mereka kerjakan.

Orang yang merasa punya jabatan tidak mau tau kau sengsara atau tidak. Padahal kau tidak salah, tapi masyarakat bahkan orang terdekat enggan untuk percaya lagi? Tetap saja kau salah tanpa melakukan kesalahan. 

Siapa yang salah? Siapa yang bunuh? Siapa yang peduli? Siapa yang nanggung? 

Aneh bukan kehidupan di Dunia? Apalagi hidup berdampingan dengan bejatnya manusia. Apakah ini terjadi baru-baru ini? Tidak! Dari dulu manusia berbangsa iblis sudah ada sejak lama. Maka hati-hati pun tak cukup.

Malah ada contoh kasus lucu. Misal kau dan teman-temanmu ikut repost postingan tentang kebobrokan Negara. 

Anggap saja Negara Amegakure, nah di negara terjadi demonstrasi mengkritik yang kurang-kurang dari pejabat Negara tersebut. Nah dalam demo tersebut terjadi ricuh hingga terjadilah police tabrak orang tak bersalah, terjadilah tembak gas air mata, terjadilah penculikan mahasiswa dll. 

Kau dan teman-temanmu ini hanya repost postingan untuk sekedar menginfokan ke teman-teman lain kok sampek segitunya. Bukan sebagai demonstran. Jelas? Ternyata ada pihak yang tidak terima, kau dan teman-temanmu yang hanya repost di laporkan dengan tuduhan memprovokasi, HPmu dirampas, lalu menjalani sidang di pengadilan dengan tuntutan 1 tahun penjara. 

Padahal nih, aku dapat info dari salah satu teman orang Amegakure bahwa yang repost itu tidak hanya lima sepuluh orang, tapi hampir separuh dari warga Negaranya ikut repost. Bayangin semua di laporin penuh tuh penjaranya.

Lucu bukan? Pada intinya memang menjadi baik itu tidak cukup. Maka bekali dirimu dengan ketenangan hati, percaya bahwa Tuhan masih ada, dan kau harus sadar dirimu adalah tubuh yang selalu bersamamu.

Dengan contoh kisah tersebut, bagaimana generasi dari Negara yang pejabatnya seperti itu akan baik-baik saja?

Mau mewujudkan Negara dengan label emas? Ehh itu Negara mana lagi? Emang ada Negara Se naif itu?

Sudahlah hiduplah dengan baik, jika baik tak cukup maka dengan bijak dan penuh ketabahan. 

Ingat, di dunia ini yang benar-benar peduli dengan dirimu yaa dirimu sendiri. Selain itu, jika kau masih ada orang tua, mereka yang setidaknya akan selalu ada untukmu.



Komentar

Postingan Populer