Begini-begini Saja
Beberapa hari ini begini-begini saja, padahal sudah beranjak akhir tahun. Mau kaya dengan cara instan, tapi di dunia ini semua harus melewati proses. Sedangkan dalam berproses sendiri terkadang tujuan yang kita harapkan tidak sesuai, maka timbullah kecewa yang tidak didasari rasa syukur.
Entahlah, mau dibawah kemana hidup ini. Padahal jika melihat makhluk hidup di dunia santai-santai saja. Tapi sayangnya aku manusia, jadi gak bisa santai. Harus kejar-kejaran sama waktu, harus berusaha untuk berada dipuncak kesuksesan menurut pribadi, bahkan beberapa manusia lain kadang harus menjilat atasan.
Lalu baiknya bertahan di situasi begini-begini saja atau bagaimana? Jawabannya aku tidak tau. Bagaimana kalau mencoba berubah, berubah menjadi lebih baik contohnya. Nah selama ini emang aku kurang baik, makanya berubah menjadi lebih baik mungkin yang terbaik untuk keluar dari situasi begini-begini saja.
Tapi disini aku makin bingung, berubah menjadi lebih baik nanti arahnya kemana? Tidak tau juga. Yaudah aku niatkan dulu untuk menjadi lebih baik. Karena masih banyak tujuan-tujuan yang belum aku tempuh, banyak mimpi yang harus aku gapai, banyak harapan yang perlu aku damparkan. Semoga dengan niat menjadi lebih baik segala tujuan, segala mimpi, segala harapan tercakup.
Jadi ingat kata-kata dalam buku "kau menjadi apa yang kau pikirkan" 6 kata yang menjadi pengantar tidur dan menyambut saat bangun. Maka aku berpikir aku punya 2 Triliun dan menjadi manusia dermawan yang bermanfaat. Aamiin..
Ahahahah, ternyata niatku didasari oleh pikiranku yang ingin punya uang 2 Triliun. Tapi buat apa yaa? Kayaknya untuk saat ini begini-begini saja dulu tidak apa-apa, yang penting nanti 5 tahun yang akan datang jadi pengusaha besar gak kecil-kecilan lagi. "2 Triliun... 2 Triliun..." Kataku dalam hati
"Gila lo..." Celetukan malaikat pas dengar suara mungil ku
Komentar
Posting Komentar